Pages

Wednesday, April 25, 2012

Identifikasi Ciri-ciri Tubuh dalam Skandal Sex Anggota Komisi IX DPR RI

Harap Perhatikan dengan Seksama Ciri-ciri tahi lalat yang menonjol pada gambar-gambar di bawah ini
Perhatikan Ciri-ciri Tahi Lalat pada Wajah
Perhatikan Ciri-ciri Tahi Lalat pada Wajah
Gambar-gambar di atas menunjukan ciri-ciri utama KM Anggota Komisi IX DPR RI, yaitu adanya tahi lalat di bagian bawah mata, pipi kanan dan pipi kiri, serta di sebelah kiri kening. 

Selanjutnya, jika anda perhatikan gambar-gambar di bawah ini tidak ada sama sekali terindentifikasi dari ciri-ciri tahi lalat.

Tidak ada satupun pada gambar ini yang menunjukan ciri-ciri tahi lalat di wajah
Perlu diketahui ditemukan adanya keterlibatan Sekjen Parade Nusantara Ellya G Muskitta (EG), namun jejak digital recordnya sudah dihapus yang dilacak oleh seseorang yang menggunakan identitas “Ratu Adil” di Kompasiana. Dalam tulisannya, “Ratu Adil” memaparkan tentang kepemilikan status kilikitik.net yang merupakan situs pertama yang mempublikasikan tentang Skandal Sex yang mirip dengan Anggota DPR ini, yaitu Ellya G Muskitta.

Sebagai tambahan, rantai informasi yang terpantau oleh Axpirasi melibatkan dua pihak, antara lain : (1) indonesiarayanews.com, dan (2) seorang user kaskus yang bernama “Coruja”; merupakan bahasa portugis, yang memiliki arti burung hantu. Berdasarkan hal ini, maka skema dari rantai informasinya adalah sebagai berikut :

kilikitik.net – indonesiarayanews.com – user kaskus (Coruja)

Axpirasi memantau bahwa, sebelum skandal ini booming, ditemukan adanya perbedaan waktu posting (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=14076294) . Pada saat Axpirasi mengakses thread kaskus.us tersebut adalah pada jam 17.00 WIB, sedangkan waktu postingan thread tersebut tercatat sudah pukul 18.01, hal ini berarti ada perbedaan waktu satu jam dengan Axpirasi. Kesimpulannya, Coruja berdomisili di suatu Wilayah Indonesia Timur. Kebenaran tentang motif kesengajaan semakin terkuat dengan penggunaan username “Coruja” yang diambil dari bahasa Portugis. Seperti kita ketahui, yang bisa menggunakan bahasa Portugis adalah beberepa tempat di wilayah indonesia bagian timur (kalian juga paham-silahkan telaah sendiri hubungan-hubungannya).  


Sebagai tambahan, indonesiarayanews.com adalah pers bodoh, tidak profesional karena melibatkan pihak militer yang tidak memiliki kompetensi dalam bidang penulisan sebagai pemimpin redaksi (George Toisutta). Pemberitaan skandal ini adalah otak picik pengalihan isu-isu terhadap kasus-kasus korupsi yang sedang berkembang saat ini. Axpirasi menilai bahwa media pers adalah media penyampaian informasi yang netral dan profesional. Netral di sini artinya, pemberitaan atau penyebarluasan informasi harus disandarkan pada keakuratann sumber, bukan disandarkan pada kepentingan. Professional disini artinya bahwa media pers adalah media yang dilaksanakan oleh orang-orang atau pihak-pihak  yang benar-benar memiliki kompetensi di bidang penulisan/jurnalistik, intelektual atau pun akademisi. Berdasarkan hal-hal ini, saya heran kenapa bidang pers  bisa dikuasai oleh orang yang sama sekali tidak memiliki kompetensi di bidang pers (yaitu : George Toisutta). Entah ini ada kaitannya dengan motif bisnis atau motif politik dll bagaimanapun juga kita telah dibodohi layaknya seperti kembali ke masa lampau, zaman orde baru.

2 comments: